5 Cabang McDonald’s Dunia yang mana Bantah Sokong Tentara Israel

5 Cabang McDonald’s Dunia yang mana Bantah Sokong Tentara Israel

Jakarta – Sejumlah cabang restoran cepat saji McDonald’s pada dalam beberapa negara memberikan klarifikasi terkait kiriman makanan kemudian juga dukungan terhadap Israel.

Melansir dari Hindustan Times, McDonald’s cabang Lebanon, Oman, Uni Emirat Arab (UAE), Turkiye, juga Kuwait menegaskan bahwa pihaknya tiada terlibat dalam pengiriman makanan untuk Israel Defense Forces (IDF) atau Pasukan Pertahanan Israel.

“McDonald’s Lebanon menegaskan bahwa pemegang waralaba (franchise) pada dalam negara serta juga wilayah lain tiada mewakili pandangan atau posisi McDonald’s Lebanon dengan cara apa pun,” tulis McDonald’s Lebanon dalam pernyataannya, dikutip Rabu (18/10/2023).

“McDonald’s Lebanon tidaklah terlibat apa pun dalam tindakan yang mana diambil di dalam dalam pasar lain di dalam area luar Lebanon. Kami berkomitmen untuk bangsa kita serta rakyatnya dengan penuh rasa hormat lalu solidaritas,” lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, McDonald’s cabang Oman, UAE, Turkiye, lalu Kuwait menegaskan bahwa pihaknya tidaklah ada bergabung campur dalam pemberian makanan kepada IDF juga berada pada dalam pihak dukungan kepada Palestina.

“McDonald’s Oman (Al Daud Restaurants LLC) menegaskan simpati kemanusiaan kami terhadap saudara juga saudari kami pada dalam Gaza, kemudian kami tak ada berkompromi dengan komitmen kami terhadap prinsip serta juga nilai tertinggi yang tersebut dimaksud tumbuh subur di tempat dalam komunitas kami,” tulis McDonald’s Oman melalui akun Twitter resmi (@Mcdonaldsoman).

Melalui pernyataan resmi, McDonald’s Oman menuturkan bahwa pihaknya telah lama terjadi menyumbangkan US$100 ribu atau sekitar Rp1,57 miliar (asumsi kurs Rp15.742/US$) sebagai bantuan kepada warga Gaza, Palestina.

FILE PHOTO: An employee cooks French fries at a McDonald's restaurant in Moscow, Russia April 24, 2018. Picture taken April 24, 2018. REUTERS/Tatyana Makeyeva/File PhotoFoto: REUTERS/Tatyana Makeyeva

Selain Oman, McDonald’s UEA pun turut memberikan donasi sebesar 1 jt dirham atau sekitar Rp4,2 miliar (asumsi kurs Rp4.285/dirham) kepada Palestina. Hal serupa juga dijalankan McDonald’s Turki yang dimaksud dimaksud menyumbang US$1 jt atau sekitar Rp15,7 miliar untuk para korban perang pada Palestina.

Sementara itu, McDonald’s Kuwait yang hal tersebut dioperasikan Al Maousherji Catering Company menyatakan bahwa mereka itu sudah pernah memberikan sumbangan uang sebesar US$250 ribu atau sekitar Rp3,93 miliar untuk Gaza melalui Kuwait Red Crescent Society.

“Maousherji Catering Company sebagai perwakilan lokal dari McDonald’s Kuwait mengumumkan bahwa kami bersatu dengan saudara-saudari kita dalam Palestina, terutama dalam Gaza,” tulis McDonald’s Kuwait melalui pernyataan resmi.

“Kami ingin menegaskan bahwa McDonald’s pada area tingkat global tak ada campur tangan dalam hal politik, agama, atau warisan apa pun. Apa yang tersebut digunakan dijalani operator McDonald’s di tempat area Israel adalah contoh dari tindakan individu, bukan keputusan global, lalu tidaklah ada disetujui oleh pemegang waralaba lokal lainnya,” tegas pernyataan McDonald’s Kuwait.

Sebelumnya, seruan boikot McDonald’s ramai dalam area media sosial setelah restoran cabang Israel mengumumkan bahwa pihaknya sudah mendonasikan 4.000 makanan per hari kepada IDF serta rumah sakit, serta memberikan diskon 50 persen khusus anggota IDF.

Menurut laporan Insider, hingga saat ini McDonald’s Israel telah terjadi lama menyumbangkan 12 ribu makanan kepada IDF juga juga penduduk Israel.

Berdasarkan data hingga Selasa (17/10/2023), sebanyak 2.808 warga Palestina pada tempat Gaza dinyatakan tewas akibat serangan antara Hamas kemudian Israel. Sementara itu, 10.859 warga lainnya mengalami luka-luka.

Artikel Selanjutnya Ditolak Indonesia, Israel Malah Ukir Sejarah Piala Dunia U-20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *