Jakarta – Kementerian Energi kemudian Sumber Daya Mineral (ESDM) menggunakan strategi door to door dalam menggencarkan program konversi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik.
"Konversi motor listrik sekarang kami coba door to door, ke BUMN-BUMN, ke kantor-kantor, banyak nih respons, sejenis ke swasta-swasta," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif pada area Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Ia menyatakan untuk 2023 ini, ditargetkan sebanyak 50.000 unit sepeda motor mengikuti program konversi.
"Kami kan punya alokasi 50.000. ini kan kami harapkan paling tiada mendekati bilangan bulat itu akhir tahun," kata Arifin.
Dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023, disebutkan target penerima bantuan pemerintah pada 2023 ialah sebanyak 50.000 unit juga juga tahun depan 150.000 unit dengan besaran bantuan yang mana hal itu diberikan Rp7.000.000 per unit untuk motor konversi.
Selain itu, untuk memperkuat program konversi hal itu juga harus didukung dengan infrastruktur serta juga industri pendukung lainnya.
"Di sisi lain kami harus membina bengkel-bengkel kami supaya mempunyai kualifikasi. Selain juga masalah-masalah perizinan terus kemudian permasalahan pengujian itu memang mekanismenya dapat dipercepat," tuturnya.
Pelaksanaan konversi sepeda motor merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2020.
Latar belakang program yang digunakan disebut merupakan komitmen pemerintah untuk menurunkan 31,8 persen emisi gas rumah kaca pada 2030 mendatang, mengurangi impor BBM lalu kompensasi oleh pemerintah serta penghematan biaya unsur bakar bagi masyarakat.
Selain itu, program konversi akan memberikan dampak positif pada peningkatan konsumsi listrik sebesar 15 GWh, penurunan emisi sebesar 30.000 ton juga juga pengurangan impor BBM sebesar 20.000 kiloliter yang tersebut dimaksud secara langsung menghemat devisa negara sebesar 10 jt dolar AS.
Kemudian, menciptakan lapangan kerja baru yang mana mana berasal dari bengkel-bengkel konversi baik yang dimaksud baru dibentuk maupun yang digunakan nanti akan timbulnya bengkel-bengkel baru serta timbulnya industri komponen-komponen yang digunakan menunjang kegiatan konversi tersebut.
Adapun pemberian bantuan pemerintah untuk konversi motor listrik akan dilaksanakan oleh Kementerian ESDM kepada penduduk melalui bengkel konversi yang digunakan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan.