Sering begadang demi kerjaan atau nonton drakor? Hati-hati, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung, lho! Kurang tidur bikin jantung kerja ekstra keras. Kalau udah mulai ngerasa nggak enak di dada atau gampang capek, coba cek kondisi kamu ke dokter jantung terbaik Surabaya biar bisa ditangani sejak dini.
Begadang itu memang kadang susah dihindari, apalagi kalau dikejar deadline atau lagi seru-serunya maraton drama Korea favorit. Tapi, menurut CNN Indonesia, kurang tidur secara rutin bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Kenapa bisa begitu? Karena saat kita kurang tidur, tubuh jadi memproduksi hormon stres lebih banyak, seperti kortisol, yang bikin tekanan darah dan detak jantung naik.
Selain itu, tidur yang cukup membantu proses perbaikan jaringan tubuh, termasuk pembuluh darah. Kalau waktu istirahat terganggu, pembuluh darah bisa mengalami kerusakan lebih cepat akibat tekanan darah tinggi yang nggak terkendali. Nah, inilah yang pelan-pelan bisa memicu penumpukan plak di pembuluh darah jantung (arteri koroner) dan meningkatkan risiko serangan jantung.
Bukan cuma itu, kurang tidur juga sering bikin orang jadi lapar tengah malam dan cenderung ngemil makanan tinggi gula atau lemak. Pola makan ini, kalau berlangsung terus-menerus, bisa menyebabkan obesitas, kolesterol tinggi, dan diabetes, tiga faktor besar pemicu penyakit jantung. Nah, idealnya orang dewasa butuh tidur 7–9 jam setiap malam untuk menjaga kesehatan jantung.
Selain risiko ke jantung, begadang juga berdampak ke organ tubuh lain. Kurang tidur bisa mengganggu fungsi otak, bikin konsentrasi menurun, dan memengaruhi kemampuan mengambil keputusan. Sistem kekebalan tubuh juga jadi lemah, sehingga kamu lebih gampang kena flu atau infeksi. Bahkan, hati (liver) dan ginjal ikut terpengaruh karena metabolisme tubuh terganggu, yang pada jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit kronis. Begadang juga bisa mengacaukan hormon, termasuk hormon pengatur nafsu makan, sehingga berat badan gampang naik tanpa disadari.
Kalau kamu udah terlanjur sering begadang, coba lakukan perubahan kecil yang konsisten. Mulailah dari mengatur jadwal tidur yang teratur, bahkan di akhir pekan. Batasi konsumsi kafein di sore dan malam hari, serta hindari main gadget sebelum tidur. Cahaya biru dari layar bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang bikin kita ngantuk. Ciptakan suasana kamar yang nyaman, lampu redup, suhu sejuk, dan bebas dari suara bising, supaya tidur lebih nyenyak.
Ingat, kesehatan jantung itu investasi jangka panjang. Kalau tubuh udah kasih sinyal seperti cepat lelah, nyeri dada, pusing, atau jantung berdebar nggak wajar, jangan tunggu parah baru periksa. Segera konsultasikan ke dokter atau klinik jantung supaya penanganan bisa dilakukan sejak awal. Lebih baik mengurangi satu episode drakor daripada harus kehilangan waktu berharga karena masalah jantung.